Tag Archives: memuaskan istri diranjang

Titik Rangsang Wanita

Memberi pasangan Anda pijatan di kepala salah satu cara memanjakan paling sensual dan menegangkan, menunjukkan cinta Anda, ata mengistimewakan pasangan Anda. Memijat batok kepala bisa membantu pasangan untuk rileks karena pijatan itu bisa melepaskan oksitoksin, sebuah hormon yang menanggapi stress yang menghasilkan keadaan yang menenangkan terutamapada wanita dan bisa menambah kenikmatan seks. Batok kepala merupakan salah satu titik rangsang wanita. Pijatan pada batok kepala adalah sebuah bentuk foreplay yang sangat menyenangkan dan cara yang sangat bagus untuk besama-sama membuang ketegangan, kepas dar apakah Anda siap untuk keintiman yang semakin memompa jantung nanti atau tidak.

Bermain dengan rambut pasangan Anda saat member pijata dikepala juga bisa menjadi sebuah kegiatan yang mendatangkan rasa nyaman, dalam pengobatan tao, rambut yang tebal mengindikasikan seksualitas yang kuat dan energi seks yang besar, terutama pada laki-laki, jadi bayangkan hal ini ketika Anda menggulung, memelintir, mengusap atau membelai gelai demi helai rambut kekasih Anda. Kala pasangan Anda tidak memiliki rambut maka Anda tidak punya kesempatan yang lebih baik untuk menggarap batok kelapanya yang termasuk salah satu titik rangsang wanita, tangan Anda bisa merasakan kelicinannya, dan tekstur kulitnya yang lembut.

Ketika Anda melakukan pijatan di bagian titik rangsang wanita ini, jangan tergesa-gesa tetaplah rileks dan bernapaslah dalam-dalam sementara Anda yang sedang mengeluarkan ketegangan dan racun dari kulit dan otot kekasih Anda. Bayangkan bahwa Anda lah yang menerima keuntungan dari pemijatan itu jadi Anda bisa mengukur dengan leih baik kecepatan dan tekanan yang digunakan. Apa yang terasa baik bagi Anda? Dimana harus diperbanyak? Mana yang perlu diulangi? Jangan takut untuk menyela pijatan Anda dan menanyakan dimana tekanan yang lebih banyak atau sedikit yang dibutuhkan. Tetapi mungkin Anda tiak selalu mendapatkan jawaban, yang berarti tanda yang baik bahwa Anda sedang melakukan pekerjaan yang hebat. Begitu pula, waspadalah terhadap reaksi pasangan Anda bahwa usaha Anda itu memang layak, umpamanya, tubuhnya direbahkan ke dada Anda, melenguh, dan napas semakin berat. Pekalah terhadap bagian-bagian yag masih tegang, beri perhatian ekstra. Nikmati saat indah yang berlangsung, nikmati sentuhan, kedekatan, dan ikatan yang tumbuh, dan ingat jangan tergesa-gesa. Memberi dan menikmati sentuhan kasih sayang adalah salah satu hadiah terbesar dalam hidup.

Pemijatan kepala yang sangat disukai :

  1. Usap-usaplah dengan semua jari Anda rambut pasangan Anda
  2. Dengan hati-hati pegang dan terik pelan segenggam rambut di dekat batok kepalanya yang akan membantu meredakan ketegangan.
  3. Garuk batoknya tetap berhati- hati tidak terlalu keras atau kuku-kuku Anda terlalu masuk kekulitnya. Gunakanlah kuku-kuku Anda untuk membuat sapuan panjang dikepalanya. Kalau Anda tidak mempunyai kuku, gunakan ujung jariAnda untuk memberikan lebih banyak gerakan mematuk-matuk.

Titik Peka Wanita

Klitoris (C-spot), kelentit, adalah organ seksual yang merupakan sebagai titik peka wanita. Meskipun bagian yang nampak hanya ¾ sampai 1 ¼ inci panjangnya, organ ini disesaki oleh kira-kira delapan robu ujung saraf. Mahkota ini bertengger di depan liang vagina dan saluran kencing, persis dibawah titik dimana kedua bibir dalam vagina saling bertemu diatas dan masuk ke tubuh. Ia berisi (1) glan (kepala) klitoris, ujung mahkota bagian luar yang nampak, yang ada adalah bagian yang paling peka dari keseluruhan alat kelamin wanita, dan (2) batang klitoris, yang berisi jaringan yang bisa menegang dan mengendur, terutams sepasang corpora cavernosa (jaringan yang sama ditemukan pada penis laki-laki).

Titik peka wanita badan klitoris menjorok beberapa sentimeter ke dalam anatomi internal, menonjol ke luar dan kedalam sebelum menyebar, seperti huruf y, menjadi dua bagian yang lebih kecil tapi lebih panjang yang dikenal dengan nama crura atau kaki. Jaringan klitoris yang bisa menegang itu tersebar disekitar liang vagina, permukaan lubang kencing, sepanjang saluran kencing, dan vagina, yang membuat sebagian besar (sekitar lima inci), terpendam, tak kelihatan. Jauh dar sekedar sebuah tombol ajaib, klitoris memang diciptakan untuk member setrum (aliran listrik) pada keseluruhan system reproduksi wanita, atau mungkin bahkan keseluruhan tubuhnya, jika dirangsang dengan benar.

Titik peka wanita klitoris dibalut jaringan, sebuah kepanjangan dari bibir vagina, dikenal sebagai tudung klitoris, atau kulup. Dengan perlahan mengangkat tudung ini kita akan bsia melihat kepalanya (glan) dengan lebih baik. Tudung ini melindungi kepala klitoris terutama dari menerima rangsangan yang berlebihan. Kepada klitoris ini masuk ke dalam tudung persis sebelum orgasme, sebuah reaksi yang disebabkan karena sebuah otot pendukung yang terkait dengan kepala klitoris dan ovary yang tertarik saat puncak keterangsangan ketika system reproduksi internal wanita bersiap-siap mengalami klimaks.

Ketik awanita terangsangan secara seksual, klitorisnya membesar karena dipenuhi dengan darah, organ kecil itu akan menegang, melipatgandakan ukurannya saat ia mengeras, ini dimungkinkan karena struktur yang ada di dalamnya berisi jaringan yang elastic dan bisa mengencang dan mengendur (sepasang corpos cavernosa ditambah sepasang bola klitoral yang ada dibawah bagian kulit bibir kecil disekitar permukaan liang vagina) yang terisi dengan darah. Klitoris dinyatakan sebagia satu titik sensitive wanita yang sangat diperhitungkan baik karena wanita membutuhkan perangsangan langsung pada klitoris agar bisa mencapai klimaks selama bersebadan dan juga karena mutiara surgawi ini sangat peka, peka pada sentuhan, tekanan, dan suhu.  Dengan dasarnya yang menyebar mulai dari tulang pinggul sampai anus, dan berisi jaringan-jaringan pendukung yang sangat ekstensif yang mengubungkannya dengan seluruh daerah public (bagian yang menonjol diatas vagina) dan bibir vagina, klitoris sangat terkait dengan sekitar lima belas ribu saraf yang terdapat diseluruh daerah panggul.

Rangsangan Seksual Pada Wanita

Sebagai manusia normal kita dilengkapi dengan kepekaan yang tinggi terhadap rangsangan dari lawan jenis. Rangsangan seksual bisa terjadi dari ciuman, pelukan atau sekedar belaian mesra. Saat menerima rangsa seksual pada wanita dan pria, mereka akan mengeluarkan sinyal-sinyal sebagai tanda mereka dalam keadaan siap untuk menerima reaksi seksual berikutnya. Tetapi reaksi seksual pria lebih muda dikenali dibandingkan wamita. Organ vital pria yang dalam kondisi terangsang akan meregang lalu mengeluarkan cairan lendir yang membasahi seluruh ujungnya. Nah, jika sudah begini artinya penis sudah sidap melakukan tugasnya lebih dari sekedar terangsang. Tapi bagaimana dengan wanita sendiri? Jika dibilang rumit, memang begitulah adanya. Ada empat fase yang mesti dilewati untuk menikmati rangsangan seksual pada wanita. Agar tidak bingung, kami tuntun Anda untuk mengikuti tahap demi tahap fase seksual tersebut beserta tandanyya sekaligus sarannya buat Anda :

  1. Rangsangan seksual pada wanita fase 1, bangkitnya hasrat
    Reaksi fisik : denyut jantung meningkat, putting payudqra menegang, payudara membesar dan vagina mengeluarkan cairan. Cairan vagina inilah yang nantinya mempermudah terjadinya penetrasi penis. Bagi wanita, bangkitnya gairah seksual bukan hanya terpusat pada vagina saja, tapi hampir pada seluruh tubuh.
    Saran : Walaupun si wanita sudah menggebu-gebu, tetap saka ia masih memerlukan rangsangan sampai cairan pelumas vagina benar-benar keluar. Itulah sebabnya pada fase ini wanita mesih membutuhkan kata-kata manis dan belaian mesra dari pasangannya. Sayangna, inilah yang kurang diperhatkan pria.
  2. Fase 2, vagina siap melakukan penetrasi
    reaksi fisik : payudara semakin membersar, otot-otot tubuh semakin menegang, naas menjadi berat dan memburu, denyut jantungpun semakin cepat. Jangan kuatir pada fase ini wanita sudah benar-benar siap menerima kehadiran penis di dalam tubuhnya karena cairan vagina telah keluar membasahi liang vagina.
    saran : Biarkan pasangan Anda melakukan sentuhan fisik di daerah sekitar vagina denngan jari, agar Anda bisa lebih cepat mencapai orgasme.
  3. Fase 3 rangsangan seksual pada wanita, orgasme
    Reaksi fisik : Inilah fase yang paling ditunggu-tunggu kedua belah pihak, nafas bisa mencapai 40 kali permenit, senyut jantung sekitar 100-180per menit. Orgasme wanita sama seperti orgasme pria yang ditandai dengan gerakan mengejang dan menyentak pada otot paha dan pinggul, tanpa ada ejakulasi (karena wanita tidak ada berejakulasi). Sensasi akan dirasakan si wanita ketika otot-otot rahim dan vagina berkontraksi.
    Saran : bila ingin merasakan sensasi yang lebih mamntap lagi, biarkan penus Anda tahan dalam-dalam di vagina saat sedang orgasme.
  4. Fase 4, pemulihan dan istirahat
    reaksi fisik : otot payudara dan kelamin mengendur, napas berat terhenti debgan cepat dan tubuh berkeringat. Selesai orgasme, otot-otot yang mengejang mengendur kembali diikuti rasa puas dan pelan-pelan mulai mengantuk. Pada awal fase pemulihan ini klitoris menjadi sangats ensitif dan timbul perasaan kurang nyaman pada vagina. Barulah, setelah 5-10 menit kemudian vagina mengeluarkan cairan sehingga rasa kurang nyaman tadi berangsur-angsur hilang.